PSCS Cilacap

Manajemen PSCS Cilacap menyayangkan keputusan mendadak Suhud yang resmi mengundurkan diri dari jabatan Direktur Utama klub. Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk ketidakkonsistenan dan kurangnya tanggung jawab, terlebih dilakukan saat tim sedang dalam tahap akhir persiapan menghadapi kompetisi.

Dalam surat pengunduran dirinya, Suhut beralasan tidak sanggup melanjutkan perjuangan di tengah minimnya dukungan dan sumber daya. Namun, alasan tersebut justru menimbulkan kekecewaan di internal klub, karena dinilai tidak sebanding dengan tanggung jawab besar yang sebelumnya ia ambil secara sukarela.

CEO PSCS Cilacap, Fanny Irawatie, menegaskan bahwa keputusan Suhud mundur di saat krusial ini sangat disayangkan dan mencerminkan sikap yang tidak profesional.

“Pak Suhud sendiri yang datang dan menawarkan diri untuk membantu PSCS dengan semangat besar. Tapi ketika tantangan mulai muncul, beliau justru memilih mundur. Bagi kami, ini keputusan yang berlebihan dan tidak bertanggung jawab,” tegas Fanny.
Ia menambahkan, manajemen tidak bisa membiarkan kepemimpinan yang mudah goyah di tengah perjuangan tim.

“Kami menghargai siapa pun yang bekerja untuk PSCS, tapi tanggung jawab terhadap klub tidak bisa diukur dari semangat sesaat. PSCS butuh pemimpin yang kuat menghadapi tekanan, bukan yang lari ketika dukungan menurun,” lanjut Fanny.

Suhud sendiri sebelumnya kerap tampil dengan visi besar membangun tim dan menjanjikan perubahan di sektor manajemen. Namun, pengunduran dirinya di tengah jalan membuat banyak pihak mempertanyakan komitmen dan kesungguhannya dalam memimpin klub.

pscs
November 7, 2025

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *